Ringkas & Akurat

Home ยป YLBHI Kritik Sikap Menteri HAM Pigai atas KUHAP Baru, Sebut Perburuk Citra RI di PBB
YLBHI Kritik Sikap Menteri HAM Pigai atas KUHAP Baru, Sebut Perburuk Citra RI di PBB

YLBHI Kritik Sikap Menteri HAM Pigai atas KUHAP Baru, Sebut Perburuk Citra RI di PBB

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) melayangkan kritik keras terhadap Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai. Kritik ini muncul menyusul sikap Pigai terkait Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Direktur YLBHI, Muhammad Isnur, secara tegas menyatakan bahwa pengesahan KUHAP baru oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) berisiko memperburuk posisi Indonesia di mata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

YLBHI Kritik Sikap Menteri HAM Pigai atas KUHAP Baru, Sebut Perburuk Citra RI di PBB
YLBHI Kritik Sikap Menteri HAM Pigai atas KUHAP Baru, Sebut Perburuk Citra RI di PBB

Sorotan YLBHI terhadap Sikap Menteri

Muhammad Isnur menyoroti pandangan Menteri Natalius Pigai mengenai KUHAP baru. Bagi YLBHI, sikap yang ditunjukkan oleh Menteri HAM ini kontradiktif dengan upaya perlindungan hak asasi manusia di Indonesia. Isnur menegaskan bahwa sebuah produk hukum seharusnya mencerminkan komitmen negara terhadap HAM, bukan justru mengancamnya.

YLBHI mengkritik keras Menteri HAM Natalius Pigai terkait sikapnya terhadap KUHAP baru. Direktur YLBHI, Muhammad Isnur, menyatakan pengesahan KUHAP ini berisiko memperburuk posisi Indonesia di mata PBB terkait komitmen hak asasi manusia. YLBHI khawatir ini berdampak negatif pada citra internasional Indonesia.

Dampak KUHAP Baru bagi Citra Internasional

YLBHI mengkhawatirkan konsekuensi serius dari pengesahan KUHAP ini terhadap reputasi Indonesia di kancah global. Isnur secara spesifik menunjuk PBB sebagai forum di mana Indonesia akan menghadapi sorotan tajam. Langkah legislasi ini, menurut YLBHI, dapat memberikan kesan negatif mengenai kemajuan HAM di Indonesia.

Potensi dampak buruk ini bukan sekadar kekhawatiran tanpa dasar. Organisasi internasional dan negara-negara anggota PBB senantiasa memantau perkembangan hukum dan HAM di seluruh dunia. Oleh karena itu, penerbitan KUHAP yang dianggap bermasalah dapat memicu reaksi dan penilaian negatif terhadap Indonesia.

Pentingnya Komitmen HAM

Kritik YLBHI ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya komitmen Indonesia terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia universal. YLBHI menyerukan agar setiap kebijakan hukum, termasuk perubahan KUHAP, harus selaras dengan standar HAM internasional. Ini krusial demi menjaga martabat dan kepercayaan internasional terhadap Indonesia.

Further Reading

More Reading

Post navigation

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

DPR Tegaskan KUHAP Baru Tak Beri Kewenangan Arbitrer Polisi

Update: TNI Siapkan Nama Calon Komandan Pasukan Perdamaian ke Gaza Palestina

DPR Setujui RUU Penyesuaian Pidana, Pembaharuan Hukum Nasional di Depan Mata

Update: Koalisi Sipil Desak Prabowo Terbitkan Perppu Batalkan KUHAP Baru