Ringkas & Akurat

Home ยป BRIN Ungkap Metformin Cemari Sungai Angke, Tambah Daftar Polutan Air Jakarta
BRIN Ungkap Metformin Cemari Sungai Angke, Tambah Daftar Polutan Air Jakarta

BRIN Ungkap Metformin Cemari Sungai Angke, Tambah Daftar Polutan Air Jakarta

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali merilis temuan mengejutkan terkait kualitas air di Jakarta. Kali ini, peneliti BRIN menemukan kandungan metformin, obat yang umum digunakan untuk mengobati diabetes, mencemari Sungai Angke. Penemuan ini menambah panjang daftar polutan farmasi dan mikroplastik yang sebelumnya teridentifikasi di sistem perairan ibu kota, mengindikasikan masalah pencemaran air yang semakin kompleks.

BRIN Ungkap Metformin Cemari Sungai Angke, Tambah Daftar Polutan Air Jakarta
BRIN Ungkap Metformin Cemari Sungai Angke, Tambah Daftar Polutan Air Jakarta

Temuan Terbaru BRIN di Sungai Angke

Penelitian yang dilakukan oleh BRIN secara spesifik mendeteksi keberadaan metformin di sampel air dari Sungai Angke. Metformin merupakan obat oral yang sering diresepkan untuk pasien diabetes tipe 2, berfungsi mengontrol kadar gula darah. Kehadirannya di lingkungan perairan menunjukkan adanya pelepasan senyawa farmasi ini ke ekosistem sungai, kemungkinan besar melalui limbah domestik atau fasilitas kesehatan.

Deteksi metformin ini bukan sekadar penemuan tunggal. Ini menegaskan bahwa residu obat-obatan dapat bertahan dan menyebar di lingkungan. Para peneliti menyoroti potensi risiko ekologis serta kesehatan masyarakat akibat paparan jangka panjang terhadap zat-zat tersebut.

BRIN kembali menemukan metformin, obat diabetes, mencemari Sungai Angke, Jakarta. Temuan ini menambah daftar polutan farmasi dan mikroplastik sebelumnya, mengindikasikan masalah pencemaran air yang semakin kompleks di ibu kota. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap risiko ekologis dan potensi dampak kesehatan masyarakat jangka panjang.

Pola Pencemaran Air Jakarta yang Berulang

Penemuan metformin ini melengkapi serangkaian temuan BRIN sebelumnya yang mengkhawatirkan. Beberapa waktu lalu, lembaga ini melaporkan pencemaran parasetamol, obat pereda nyeri yang juga banyak dikonsumsi, di perairan Jakarta. Selain itu, masalah mikroplastik yang mencemari berbagai sungai dan teluk di Jakarta juga menjadi perhatian serius. Pola berulang ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam pengelolaan limbah dan sanitasi di wilayah metropolitan.

Identifikasi berbagai jenis polutan ini menggarisbawahi urgensi mitigasi pencemaran. Sumber-sumber pencemaran yang beragam, mulai dari limbah rumah tangga hingga industri, memerlukan pendekatan terpadu dan berkelanjutan.

Implikasi Lingkungan dan Kesehatan

Kehadiran senyawa farmasi seperti metformin di perairan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Bagi lingkungan, zat aktif obat dapat memengaruhi organisme akuatik, mengganggu keseimbangan ekosistem sungai. Sementara itu, bagi manusia, potensi paparan residu obat melalui air minum atau rantai makanan memerlukan kajian lebih lanjut mengenai risiko kesehatan jangka panjang. BRIN terus berupaya memantau dan meneliti fenomena ini untuk memberikan data akurat kepada pembuat kebijakan.

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Peneliti Indonesia Pimpin Publikasi Ilmiah Rafflesia di Jurnal Oxford

Presiden Prabowo Bahas Riset dan Ekonomi dengan Petinggi BRIN dan BI

BRIN Bentuk Satgas Penanggulangan Bencana Sumatera, Dipimpin Alumni UGM