Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mendorong dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar, PLN dan Pelindo, untuk mengambil peran aktif dalam penataan ruang publik. Inisiatif ini menargetkan pemanfaatan area kolong jalan tol yang selama ini terbengkalai di wilayah Jakarta Utara. Pramono Anung melihat potensi besar mengubah lokasi tersebut menjadi fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pemanfaatan Ruang Kolong Tol
Pramono Anung secara spesifik meminta PLN dan Pelindo mengubah kolong tol di Jakarta Utara. Area-area ini seringkali tampak kumuh dan kurang termanfaatkan. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan estetika kota serta menyediakan ruang hijau tambahan.
Konsep Ruang Publik Inovatif
Transformasi ini tidak hanya sebatas penataan biasa. Konsep yang diusung termasuk pembangunan taman kota yang asri dan vertical garden. Selain itu, area tersebut juga bisa menjadi berbagai fasilitas publik lainnya. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan fungsional bagi warga sekitar.
Peran Krusial CSR BUMN
Program pemanfaatan kolong tol ini akan terlaksana melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Pramono Anung menekankan pentingnya kontribusi BUMN dalam pembangunan sosial. Dana CSR memiliki potensi besar untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur publik.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Keterlibatan PLN dan Pelindo melalui CSR diharapkan memberikan dampak positif langsung. Masyarakat dapat menikmati ruang terbuka hijau yang lebih banyak. Selain itu, fasilitas publik baru akan meningkatkan kualitas hidup. Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen BUMN terhadap pembangunan berkelanjutan di ibu kota.
Kolaborasi Pemerintah dan BUMN
Dorongan dari Seskab Pramono Anung menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah dan BUMN. Kolaborasi semacam ini sangat vital untuk mengatasi berbagai tantangan perkotaan. Pemanfaatan aset tidak produktif menjadi ruang bermanfaat adalah salah satu contoh nyata. Ke depan, diharapkan lebih banyak BUMN ikut serta dalam inisiatif serupa.
Program ini berpotensi menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia. Dengan demikian, kolong tol yang sebelumnya terabaikan dapat berubah menjadi aset berharga. Peran aktif BUMN melalui program CSR sangat mendukung visi Jakarta sebagai kota yang ramah dan berkelanjutan.


Leave a Comment