ASAKI mendesak pemerintah segera menerapkan Domestic Market Obligation (DMO) gas bumi. Langkah ini krusial menjamin pasokan gas stabil dan cukup. DMO bertujuan melindungi keberlangsungan dan daya saing industri keramik nasional. Gas bumi vital bagi sektor padat energi ini.

Peran Gas Bumi dan Tantangan Pasokan
Industri keramik bergantung pada gas bumi energi utama. Gas mempengaruhi langsung biaya produksi. Harga dan pasokan tak stabil mengikis daya saing produk domestik. Kepastian pasokan menjadi prioritas industri.
ASAKI mendesak pemerintah menerapkan Domestic Market Obligation (DMO) gas bumi untuk industri keramik nasional. DMO ini krusial guna menjamin pasokan gas stabil dan harga terjangkau, melindungi daya saing industri padat energi dari fluktuasi global, serta mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja di sektor strategis ini.
Gejolak Harga dan Dampaknya
Gas bumi krusial untuk pembakaran bersuhu tinggi. Suhu konsisten kunci kualitas produk. Industri sering menghadapi fluktuasi harga global dan ketidakpastian distribusi. Risiko investasi dan pertumbuhan terhambat.
Manfaat DMO dan Efek Ekonomi
DMO gas bumi mewajibkan alokasi produksi domestik sebelum ekspor. Ini menjamin volume gas cukup dan harga stabil. Industri keramik dapat merencanakan produksi efisien, serta menurunkan biaya.
Produk keramik lebih kompetitif. DMO mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja, memberi nilai tambah ekonomi signifikan. Sebagai kontributor besar ekonomi nasional, industri keramik menyerap ribuan tenaga kerja.
Penguatan Industri Nasional
Pertumbuhan industri keramik mendukung sektor terkait (pertambangan, logistik). DMO gas bumi investasi strategis penguatan ekonomi makro. Melindungi industri keramik mempertahankan pilar manufaktur penting.
DMO gas bumi bukan sekadar pasokan energi. Ini menjaga daya saing, menciptakan pekerjaan, dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Pemerintah berperan krusial merealisasikan desakan ASAKI demi masa depan industri keramik.


Leave a Comment